Tips dan Artikel

Amaliatu Tadris

Salah satu program akhir dari kelas akhir di kelas 6 Pondok pesantren Babussalam adalah Amaliatu Tadris, tahun ini dilaksanakan tanggal 17-23 April 2021. Dengan jumlah peserta 27 santri-santriah kelas akhir.

Tujuan dari amaliatu tadris adalah bagaimana santri belajar mempraktekan tata cara mengajar murid di dalam kelas. Proses pertama dimulai dari I’dadu Darsi (Rencana Persiapan Pembelajaran) kemudian  diperiksa oleh para Mulahid(Pembimbing). Hal yang utama dalam proses ini adalah pemeriksaan materi yang akan diajarkan serta metode pengajarannya. Setelah melalui proses koreksian dan diperbaiki oleh santri serta disetujui dengan bukti tanda tangan, maka I’dadu Darsi sudah bisa dipakai.

Proses berikutnya adalah penjadwalan masuk kelas untuk praktek mengajar. Mulahidsebagai pembimbing hadir di tempat mengajar bagaimana I’dadu Darsi itu dipakai dalam pembelajaran. Diakhir praktek, seorang mulahidmengevaluasi hasilnya dengan memberikan penilaian baik dan buruknya kepada santri tersebut serta diberikan motiasi-motivasi untuk mensuport semangat mereka dalam mengajar dikemudian hari.

Proses Amaliatu Tadrisdari tahun ke tahun mengalami perubahan kearah positif, dikarenakan metode-metode pembelajaran yang sebelumnya dilakukan dalam pembekalan lebih bervaiatif.

Cita-cita besar tersimpan dalam kegiatan ini. Pondok pesantren memegang teguh prinsip bahwa “Thoriqoh terbaik dalam hidup ini adalah Ta’lim dan Ta’aalum”.Sehingga profesi apapun masa depan santri baik sebagai wiraswasta, dokter, polisi, dan lain sebagainya tidak menjadi pengahalang untuk mengajar, meskipun hanya mengajar anak-anak kecil di mushola dari magrib sampai isya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *